Wah! udah lebih dari 73 Golongan!! Horee..Horee..Kiamat Batal!



Saat Nabi Muhammad SAW berbicara, diyakini seluruh Muslim bahwa Ia tidak mungkin keliru dan jika Beliau salah berucap niscaya segera di tegur Allah SWT melalui Jibril.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa Islam akan pecah menjadi 73 Golongan, dan hanya satu yang masuk surga yaitu “Ahlussunnah wal Jamaah”. Pecah menjadi 73 Golongan juga merupakan tanda-tanda akan kiamat, sebagaimana disampaikan sunnah on-line.

Arti dari “Ahlussunnah wal Jamaah” kurang lebihnya adalah mengikuti Qur’an dan Hadist dengan mengikuti teladan para sahabat, tabiin dan ulama-ulama yang tidak pernah merubah dan membuat hal-hal yang baru dalam agama Allah SWT.

Buat saya, Ini merupakan persoalan maha penting karena hal ini juga merupakan sinyal seberapa dekat Kiamat itu datang dan tentunya ada Implikasi serius atas ucapan Nabi tersebut bagi kita semua sekarang!

Artikel ini disajikan untuk mengenang Ahamadiyah, Lia Eden, Alqiyadah dan banyak aliran lainnya serta ucapan Nabi Muhammad SAW akan masa depan Islam setelah 1400 tahun.

***

Petunjuk kecil dari sabda nabi Muhammad SAW bahwa Islam akan terpecah menjadi banyak golongan, kita temukan indikasinya di hadis Bukhari (lihat Fathul Bari juz 17, muka surat 56), yaitu: “Akan ada segolongan umatku yang tetap atas kebenaran sampai hari kiamat dan mereka tetap atas kebenaran itu” dan lebih detail mengenai berapa jumlahnya, tercantum dalam hadis-hadis lainnya, bahwa Islam akan terpecah menjadi 73-an golongan:

  1. Abu Dawud:
    Riwayat Wahb bin Baqiyyah – Khalid – Muhammad bin Amru – Abu Salamah – Abu Huraira: “Rasulullah SAW bersabda: “Yahudi terpecah menjadi 71 atau 72 golongan, Nashara terpecah menjadi 71 atau 72 golongan, dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan” [Abu Dawud no.3980]

    Riwayat [[(Ahmad bin Hanbal dan Muhammad bin Yahya) – Abu Al Mughirah] dan [Amru bin Utsman – Baqiyyah]] – Shafwan – Azhar bin Abdullah Al Harazi – Abu Amir Al Hauzani – Mu’awiyah bin Abu Sufyan Bahwasanya saat sedang besama kami ia berkata, “Ketahuilah, ketika sedang bersama kami Rasulullah SAW bersabda: “Ketahuilah! Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian dari kalangan ahlu kitab berpecah belah menjadi 72 golongan, dan umatku akan berpecah menjadi 73 golongan; 72 golongan masuk neraka dan 1 golongan masuk surga, yaitu Al Jama’ah.” Ibnu Yahya dan Amru menambahkan dalam hadits keduanya, “Sesungguhnya akan keluar dari umatku beberapa kaum yang mengikuti hawa nafsunya seperti anjing mengikuti tuannya.” Amru berkata, “Seekor lekat dengan tuannya, yang jika ada tulang bersamanya pasti dia akan mengikutinya.” [Abu Dawud no.3981]

  2. Ibn Majjah:
    Riwayat Amru bin ‘Utsman bin Sa’id bin Katsir bin Dinar Al Himshi – ‘Abbad bin Yusuf – Shafwan bin ‘Amru – Rasyid bin Sa’d – ‘Auf bin Malik: “Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang Yahudi akan terpecah menjadi 71 golongan, 1 golongan akan masuk surga dan yang 70 golongan akan masuk neraka. Dan orang-orang Nashrani terpecah menjadi 72 golongan, yang 71 golongan masuk neraka dan yang 1 golongan akan masuk surga. Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada ditangan-Nya, sungguh ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan, yang satu golongan masuk surga dan yang 72 golongan akan masuk neraka.” Lalu beliau ditanya, “Wahai Rasulullah, siapakah mereka (yang masuk surga)?” beliau mennjawab: “Yaitu Al Jama’ah.” [Ibn Majjah no.3982]

    Riwayat Hisyam bin ‘Ammar – Al Walid bin Muslim – Abu ‘Amru – Qatadah – Anas bin Malik: “Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Bani Israil akan terpecah menjadi 70 golongan, dan ummatku akan terpecah menjadi 72 golongan, semuanya akan masuk neraka kecuali satu golongan, yaitu Al Jama’ah.” [Ibn Majjah no.3983]

  3. Tirmdhi:
    Juz 10, muka surat 109: “Bahawasanya bani Israel telah berfirqah sebanyak 72 firqah dan akan berfirqah umatku sebanyak 73 firqah, semuanya akan masuk Neraka kecuali satu.” Sahabat-sahabat yang mendengar ucapan ini bertanya: “Siapakah yang satu itu Ya Rasulullah?” Nabi menjawab: ”Yang satu itu ialah orang yang berpegang sebagai peganganku dan pegangan sahabat-sahabatku.”

    Riwayat Mahmud bin Ghailan – Abu Daud Al Hafari – Sufyan Ats Tsauri – Abdurrahman bin Ziyad Al Afriqi – Abdullah bin Yazid – Abdullah bin Amru: Rasulullah SAW bersabda: “Pasti akan datang kepada ummatku, sesuatu yang telah datang pada bani Israil seperti sejajarnya sandal dengan sandal, sehingga apabila di antara mereka (bani Israil) ada orang yang menggauli ibu kandungnya sendiri secara terang terangan maka pasti di antara ummatku ada yang melakukan demikian, sesungguhnya bani Israil terpecah menjadi 72 golongan dan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan semuanya masuk ke dalam neraka kecuali 1 golongan, ” para sahabat bertanya, “Siapakah mereka wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Mereka adalah golongan yang mana aku dan para sahabatku berpegang teguh padanya”. Abu Isa berkata; ‘Hadits ini hasan gharib mufassar, kami tidak mengetahuinya seperti ini kecuali dari jalur sanad seperti ini [Tirmidhi no.2565].’

    Riwayat al Husain bin Huraits Abu Ammar – al Fadhl bin Musa – Muhammad bin Amru – Abu Salamah – Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Kaum Yahudi terpecah menjadi 71 atau 72 golongan. Sedangkan kaum Nashrani seperti itu juga. Dan umatku terpecah menjadi 73 golongan.” Dan dalam bab hadits tersebut juga diriwayatkan dari Sa’d dan Abdullah bin Amru serta Auf bin Malik. Abu Isa berkata; ‘Hadits Abu Hurairah adalah hadits hasan shahih. [Tirmidhi no.2564]

    Dalam sharah Tirmidzi,  Imam Ahwazi berkata :
    ‘Jawaban dari hadits ini yaitu hadits dari Abdullah bin Amru bahwa, ‘seluruh golongan itu masuk neraka dan satu yang masuk surga’dan ini menjadi satu bukti dari Rosulullah SAW bahwa Beliau memberitahukan kita hal-hal yang ghaib. Dan golongan yang selamat itu adalah Ahlussunnah wal Jamaa’ah.’

  4. Thabarani:
    ”Demi Tuhan yang memegang jiwa Muhammad di tangan-Nya, akan berpecah umatku sebanyak 73 firqah, yang satu masuk Syurga dan yang lain masuk Neraka.” Bertanya para Sahabat: “Siapakah (yang tidak masuk Neraka) itu Ya Rasulullah?” Nabi menjawab: “Ahlussunnah wal Jamaah.” [Kitab “Al Milal wan Nihal” Juz.1 hal.11, karangan Syahrastani]
  5. Ahmad:
    Riwayat Muhammad bin Bisyr – Muhammad bin ‘Amru – Abu Salamah – Abu Hurairah: Rasulullah SAW bersabda: “Yahudi terpecah menjadi 71 atau 2 golongan, dan ummatku terpecah menjadi 73 golongan.” [Ahmad no.8046]

    Riwayat Waki – Abdul Aziz (Al Majisyun) – Shadaqah bin Yasar – An Numairi – Anas bin Malik: Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya bani Isra`il terpecah menjadi 72 golongan dan kalian juga akan terpecah seperti mereka, semuanya masuk neraka kecuali satu golongan saja.” [Ahmad no.11763]

    Riwayat Hasan – Ibnu Lahi’ah – Kholid bin Yazid – Said bin Abi Hilal – Anas bin Malik: sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Bani Isra’il terpecah menjadi 71 golongan, akan hancur 70 golongan dan tersisa 1 golongan saja. Dan sesungguhnya umatku akan terpecah menjadi 72 golongan, akan hancur 71 golongan, dan yang selamat hanya 1 golongan saja.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah siapakah golongan itu tersebut?” beliau menjawab, “Yaitu jama’ah, Yaitu jama’ah.”[Ahmad no.12022. Problem hadis ini ada di Ibnu Lahi’ah]

    Riwayat Abu Al Mughirah – Shafwan – Azhar bin Abdullah Al Hauzani – Abu ‘Amir Abdullah bin Luhai: kami melakukan haji bersama Mu’awiyah bin Abu Sufyan, tatkala kami sampai di Makkah, dia berdiri setelah melakukan shalat zhuhur lalu berkata; “Rasulullah SAW bersabda: ‘Dua ahli kitab sebelum kalian telah terpecah dalam agama mereka menjadi 72 kelompok. Dan umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan, semuanya adalah ahli ahwa’ (pengikut hawa nafsu), semuanya akan masuk neraka kecuali satu, yaitu jama’ah..” [Ahmad no.16329]

  6. Darimi:
    Riwayat Abu Al Mughirah – Shafwan – Azhar bin Abdullah Al Harazi – Abu Amir (Abdullah bin Luhai Al Hauzani) – Mu’awiyah bin Abu Sufyan bahwa Rasulullah SAW berdiri diantara kami seraya bersabda: “Ketahuilah, bahwa orang-orang sebelum kalian dari kalangan ahli kitab terpecah menjadi 72 agama, sedangkan umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan. 72 di Neraka dan 1 di Surga.” Abdullah bekata; “Al Haraz adalah suatu kabilah dari penduduk Yaman.” [Darimi no.2406]

Bagaimana kenyataannya?

  • Menurut Roziqi, Kanwil Depag hanya bersifat membina dengan memberikan penyuluhan dan bimbingan. Disinggung jumlah aliran sesat di Jatim yang terpantau Kanwil Depag, Roziqi tidak bisa memberikan data secara pasti. Namun, saat memberikan pemaparan di hadapan DPR RI, dengan mengutip laporan media massa, Roziqi menyebut angka 2000-an.[Seputar-indonesia.com: Kanwil Depag Lacak Aliran Sesat]
  • Menurut Presiden Konferensi Dunia Agama-agama untuk Perdamaian (WCRP) itu, kelonggaran yang muncul sejak reformasi bergulir, juga memberi peran pada maraknya kemunculan aliran sesat.

    Data menyebutkan sejak 2001 hingga 2007, sedikitnya ada 250 aliran sesat yang berkembang di Indonesia, 50 aliran di antaranya tumbuh subur di Jawa Barat.

    Data yang tercatat pada lembaga PAKEM pada Kejaksaan Agung sejak tahun 1980 hingga 2006 tercatat 250 jenis aliran kepercayaan yang dinyatakan sesat di Indonesia. Ironisnya, semua mengatasnamakan Islam, katanya.[Berita sore: Aliran Sesat, Bagai “Duri Dalam Daging”]

  • Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi di Jakarta, Rabu, menyatakan, aturan yang ada saat ini, seperti soal penistaan agama, dirasa sudah kurang memadai terbukti pemerintah seringkali terkesan bingung dan ragu menyikapi aliran sesat yang muncul dan marak belakangan ini.

    “Untuk keselamatan bangsa ke depan, maka perlu ada modifikasi aturan perundangan terkait aliran sesat tersebut,” kata Hasyim.

    Menurut Presiden Konferensi Dunia Agama-agama untuk Perdamaian (WCRP) itu, kelonggaran yang muncul sejak reformasi bergulir, juga memberi peran pada maraknya kemunculan aliran sesat.

    Data menyebutkan sejak 2001 hingga 2007, sedikitnya ada 250 aliran sesat yang berkembang di Indonesia, 50 aliran di antaranya tumbuh subur di Jawa Barat.[Suara Karya:Fenomena Aliran Sesat Jangan Dikaitkan dengan HAM]

  • Yang di atas itu, baru untuk dikalangan dalam Negeri saja! Belum ngitung yang di seluruh dunia!

    Laporan dari labbaik.wordpress.com: Benarkah Islam Akan Terbagi Menjadi 73 Aliran:

    Namun bila kita telusuri paham aqidah di luar ahlus-sunnah wal jamaah, kita mendapati bahwa paham-paham itu jumlahnya jauh melebihi angka 72 buah, apalagi bila dihitung sejak zaman nabi hingga hari ini di mana umat Islam telah tersebar luas dari Maroko sampai Merauke, maka jumlahnya mencapai jutaan bahkan puluhan juta paham/aliran.

Walaupun diyakini, Muhammad SAW tidak mungkin keliru berucap, namun fakta di atas telah berkata lain, Sabda Nabi mengenai Islam akan terpecah 73 golongan jelas telah jauh melampaui target.

Apakah implikasi dari fakta ini hanya membuktikan bahwa Nabi Muhammad kurang berbakat meramal?

Bukan!

Itu hanya permukaan gunung es dan implikasinya adalah jauh lebih lebih besar daripada sekedar itu!

Nyawa-nyawa sudah terlanjur tertumpahkan selama ribuan tahun ini.

Yang lebih mengerikan bukanlah melesetnya jumlah golongan setelah 1400 tahunan namun juga kebenaran ucapan-ucapan Beliau lainnnya sebagai Perantara seperti termaktub dalam Kitab Suci Al ’Qur’an!

Ini adalah preseden serius karena semua orang yang beragama tentunya berkehendak untuk mendapatkan Surga.

Bagaimana?

Sudah terbayangkankah dibenak anda sekarang betapa mengerikannya kalau ternyata ini meleset juga?

Pikirkanlah ini baik-baik karena menurut ajaran Abrahamic (Islam), Setelah kematian tidak akan ada jalan kembali.

First Saved: 11/17/07, 6:38 PM


Advertisements

70 thoughts on “Wah! udah lebih dari 73 Golongan!! Horee..Horee..Kiamat Batal!”

  1. salam
    @pemilik blog
    anda hebat…bisa membuat kriteria tanpa ada koordinasi dengan pemilik hadits.
    Anda bisa baca di
    http://www.isyfatihah.blogspot.com/2010/11/dari-701-yang-masuk-surgasiapa.html
    Membaca beberapa artikel anda,kadang saya pikir anda adalah avatar (bagi umat hindu),boleh jadi wali (bagi umat Islam) atau apapun istilahnya.mengapa?Semua agama,terlepas dari kelebihan dan kekurangan masing2 agama yang bisa anda tangkap (celahnya),anda mampu menganalisa dengan detail.Hanya detail saja tanpa menunjukkan identitas anda,entah sebagai budha,hindu,islam atau kristen.
    Jika ada yang salah dalam komen saya,maklumlah sekedar komen saja.
    salam

  2. salam
    mmmh,begini pak…
    kriteria sang pemilik hadits hanya menyatakan hadits seperti yang anda kutip di posting ini namun beliau tidak menjelaskan kriteria secara jelas tentang siapa saja yang menjadi “bukan 1 golongan yg masuk surga”.begitu maksud saya,,,,,
    dan pemilik hadits – sama2 kita tahu = telah meninggal 1400 th yg lalu.
    jadi tidak mudah menilai/memberi kriteria secara tepat kecual;i hanya teori2 seperti artikela anda atau saya saja.
    salam
    Abu Hanan

  3. Bismillahirrahmanirrahim..
    maaf sbelumnya kalo sy keliru karena kebenaran itu hanya milik Allah SWT. menurut pemahaman sy sebagai orang awam, sudah sangat jelas bahwa Rasulullah mengatakan bahwa akan ada 73 golongan 72 masuk neraka dan hanya ada 1 yg masuk surga. menurut saya sudah sangat jelas skali, krn yahudi akan terpecah menjadi 71 golongan, nasrani akan terpecah menjadi 72 golongan. sedangkan umat Rasulullah SAW akan terpecah menjadi 73, yg dimaksud dengan 72 masuk neraka yaitu 72 golongan yg ada pada umat Nasrani. sedangkan yg 1 golongan itu jelas adalah Umat rasulullah SAW. krn kembali ke dasar, bahwa Rasulullah di utus untuk semua kaum. mari kita berandai – andai, jika seandainya umat nasrani mengatakan bahwa ummatnya akan terpecah menjadi 100 golongan, yakin dan percaya bahwa Rasulullah SAW akan mengatakan bahwa ummatnya akan terpecah menjadi 101 golongan dan hanya 1 yg akan masuk surga. mgkn itulah komentar saya sebagai orang awam. Kebenaran hanya milik ALLAH SWT.

  4. Assalamualaikum wr.wb…
    salam hormat Pak Eka…. Terima kasih atas tulisannya sehingga dapat menjadi wadah diskusi bagi pencari kebenaran sejati…

    Pak Eka yang saya hormati, tolong pak, bapak tidak perlu mencari “kelemahan” ajaran Nabi kita Muhammad SAW….beliau adalah Suri Tauladan bagi kita Semua….pastinya Pak Eka tau betul mengenai kebenaran ajaran Islam dengan Al Quran dan Hadistnya….

    Apabila kita sudah yakin dengan agama kita ini tentunya… segala sesuatu baik itu Perintah, Larangan, Anjuran maupun Khabar berita yang berasal dari Allah SWT dan Rasulnya tidak perlu kita diragukan lagi… dengan catatan kita mesti Yakin Betul dengan Islam ini….

    Saya sependapat dengan Bpk Silent Morning maupun bapak-bapak lainnnya bahwa Penggolongan 72 itu memang tidak serta merta dikaitkan dengan golongan2 pecahan Islam sekarang katakanlah…. banyaknya golongan sekarang yang di klaim sudah melebihi 73, mestinya dikritisi dulu atau di kalisfikasikan dahulu…. apakah ratusan atau lebih golongan yang ada itu bisa dibagi lagi menjadi golongan-golongan dengan tingkat kalsifikasi yang lebih besar…misalkan golongan Nabi Palsu, yng tidak percaya khulafaur Rasyidin, Golongan yang menyimpang dari rukun Islam misalnya….saya yakin setelah dikalisifikasikan terhadap golongan tersebut tidak akan lebih dari angka 72, Wallahualam…..

    Nabi Muhammad menyampaikan sebuah Hadist berdasarkan Wahyu Dari yang datang Allah SWT pencipta alam semesta…. lalu mengapa kita ragukan kebenarannya….

    Terima kasih Pak Eka…. Wasssalam….

  5. Selamat Siang Pak eka….
    Salam horrmat selalu…
    Mohon maaf Pak, ijinkan saya untuk membagi/mengklasifikasikan 73 golongan yang bapak posting terdahulu.. karena memang masih ada ruang kesempatan dengan menggunakan logika pemikiran terhadap sejumlah golongan tersebut….meskipun tetap ada kemungkinan perbedaan hasil diantara klasifikator….tetapi juga apapun hasilnya tentunya akan merubah pemahaman terhadap “golongan” itu sendiri….

    1. Golongan yang meragukan eksistensi dan “Kehendak” Allah SWT:

    1. Hanafiyah
    2. Zarariyah
    3. Younasiyah
    4. Khazimiyah
    5. Shuabiyah
    6. Hafsiyah
    7. Ashab ta’ah
    8. Mu’ammariyah
    9. Bashriyah
    10. Iskafiriyah
    11. Jahiziyah
    12. Ka’biyah
    13. Jubbaiyah
    14. Thammamiyah
    15. Shaibariyah

    2. Golongan yang meragukan Nabi dan eksistensinya :

    16. Jarudiyah
    17. Ibriyah
    18. Zanadiqiyah
    19. Hashamiyah

    3. Golongan yang meragukan eksistensi Al qur’an:

    20. Lafziyah
    21. Nazzamiyah

    4. Golongan yang mengaku Imam Mahdi :

    22. Karibiyah
    23. Muhammadiyah (bukan Indonesia)
    24. Baqiriyah
    25. Musawiyah
    26. Kathiyah
    27. Ahmadiyah

    5. Golongan yang keliru memandang Khulafaur Rasyidin :

    28. Butriyah
    29. Yaqubiyya
    30. Kamiliyah
    31. Aliviyah
    32. Rajiyah

    6. Golongan yang mengaku Immamah :

    33. Sulaimana
    34. Ismailiyah
    35. Mubarakiyah
    36. Abadiyah
    37. Shobibiyah

    7. Golongan yang mengkategorikan kafir dan musyrik:

    38. Ma’lumiyah
    39. Saltiyah
    40. Sufriyah
    41. Hamziyah
    42. Mukarramiyah
    43. Murdariyah
    44. Ashariyah
    45. Nadisiyah

  6. Sambungan…..

    8. Golongan yang berkaitan dengan filosofi dan kepercayaan :

    46. Harithiya
    47. Shahamiyah
    48. Khaiyatiyah
    49. Bahshamiyah
    50. Radeediyah
    51. Shaitaniyah

    9. Golongan yang berkaitan dengan keberlakuan hukum Islam, neraka- syurga:

    52. Wasiliyah
    53. Sha’iyah
    54. Najadat
    55. Ajaridah
    56. Hujjatiyya
    57. Ahadiyyah
    58. Satbiriyah
    59. Ja’friyah

    10. Golongan yang berkaitan dengan zakat dan shodaqoh :

    60. Rashidiyah
    61. Ma’badiyah

    11. Golongan yang berkaitan dengan pemahaman hal-hal yang ghaib :

    62. Qabariyya
    63. Tanasikhiya
    64. Hudhaliyah
    12. Golongan yang meragukan wahyu :
    65. Azraqaih

    13. Golongan yang berkaitan hal-ikwal peperangan :

    66. Khalifiyah
    67. Akhnasiyah
    68. Amriyah

    14. Golongan yang berkaitan dengan kepemimpinan :

    69. Hishamiyah
    70. Bada’iyah

    15. Golongan yang berkaitan dengan pemahaman keimanan :

    71. Ammaliyah

    16. Golongan yang berkaitan dengan peribadatan:

    72. Fikriyya

    17. Golongan yang berkaitan dengan eksistensi orang tua :

    73. Tha’libiyah

    73 sekte dapat “dilebur” menjadi 17 golongan…. jutaan sekte yang ada disunia sekarang bukan tidak mungkin apabila dikalisifkasikan kembali adalah bagian dari yang 73 golongan… wallahualam bisshawab…

    Terima kasih pak Eka atas perkenannya
    Hormat saya, Wassalam

  7. Salam hormat juga Pak M. Ahnaf,
    Repot juga utk melakukan recheck tulisan anda krn anda tdk cantumkan sumber data anda 🙂

    Kalo pembagian golongan dari “Al-Milal wa An-Nihal”, Asy-Syahrustani dan “I'tiqad Firaq Al-Muslimin wal Musyrikin”, Fakhruddin Ar-Raz [lihat: di sini], dikatakan SELAIN ahlussunnah wal-jama'ah, maka golongan yg masuk neraka terbagi 6 kelompok. Masing2 kelompok terbagi 12 golongan: 6 x 12 = 72, yaitu kelompok:

    1. Haruriyah (Azraqiyah, Abadhiyah, Ats-Tsa'labiyah, Khazimiyah, Khalfiyah, Kuziayah, Kanziyah, Asy-Syamrakhiyah, Akhnasiyah, Hukmiyah, Mu'tazilah dan Maimuniyah)

    2. Qadariyah (Ahmariyah, Tsanawiyah, Mu'tazilah, Kaisaniyah, Syaithaniyah, Syarikiyah, Wahmiyah, Zabriyah, Mas'adiyah, Nakitsiyah, Qasithiyah dan Qashriyah)

    3. Jahmiyah (Mu'athalah, Marisiyah, Multaziqah, Waridiyah, Zanadiqah, Harqiyah, Makhluqiyah, Faniyah, Abadiyah, Waqifiyah, Qabriyah dan Lafzhiyah)

    4. Murji'ah (Tarikiyah, Saibiyah, Raj'iyah, Salibiyah, Bahisyiyah,
    Amaliyah, Manqushiyah, Mustatsniyah, Musyabbahah, Hasyawiyah, Zhahriyah, dan Bada'iyah)

    5. Rafidhah (Alawiyah, Amiriyah, Syiah, Ishaqiyah, Nawusiyah, Imamiyah, Zaidiyah, Abbasiyah, Tanasukhiyah, Raj'iyyah, La'inah dan Mutarabbishah)

    6. Jabariyah (Mudhtharibah, Af'aliyah, Mafrughiyah, Nujariyah, Mananiyah, Kasbiyah, Sabiqiyah, Habbiyah, Khufiyah, Fikriyah, Khasyabiyah dan Maniyah)

    Padahal,
    selepas wafatnya Syahrustani aja masih terus bermunculan golongan2 Islam lain misal: ahmadiya, tha'llibiyah, wahabi, salafy, sururi, qutubi dll.

    Yg tidak ada di list itu aja ada dari awal islam, misal: gol. Ibadi (cabang dari kharijite). Juga ada gol. Quranis (yg menolak Hadis), Yazdânis (campuran Kurdish + sufi, pendirinya: Sheikh Adi ibn Musafir, abad ke-12), Nation of Islam (NOI) gerakan agama baru Afro-American di detroit abad ke-20, Karaite-Karaism atau Karaimism, dll

    Intinya,
    total golongan ini dah lebih 73 golongan dan semuanya dikategorikan masuk neraka.

    Dalam fatawa: 4203, 139092 dan 169822, ada kumpulan hadis sahih yg menyampaikan JUMLAH MUSLIM yg nanti masuk Surga:

    1. 70.000 orang secara langsung

    2. setiap 1000 dari (1) akan membawa lagi 70.000 = 70 x 70.000 = 4.9 juta orang + (1) = 4.97 juta orang total.

    3. Dari 120 baris surgawan, 80 barisnya adalah umat muhammad. Kemudian, dari link ini ada hadis yg memuat kalimat “70.000 yg di depan” jadi jumlah totalnya: 80 x 70.000 = 5.6 juta orang

    (note:
    di link terakhir ada hadis memuat kalimat “setiap orang membawa 70.000 lagi” namun di link ini dinyatakan hadis itu dhaif dan terputus)

    Nah,
    di jaman Muhammad hidup aja sekurangnya jutaan orang wafat (karena: tewas, tua) dalam keadaan Islam (padahal masuk surga jaman itu cukup bilang la illahaillah utk case misal: abu talib (ia tolak jadi masuk neraka), ato cukup mengakui Allah+nabi doang sebelum wafat)

    Sekarang ini udah berjalan 1400 tahun..

    So,
    jika rata2 umur harapan hidup = 50 tahun -> udah berlangsung 28 generasi, jumlah muslimnya tentunya meningkat dari juta s/d milyaran. Tentu aja dalam setiap generasi ada yg totok muslim sejati dan terkategori masuk surga, sehingga kalo dibagi rata 50, kuota masuk surga: 175.000 s.d 200.000 per generasinya tentunya bisa jadi satu generasi lebih banyak dari lainnya namun lebih cocoknya makin ke sini justru makin dikit secara jumlah 😦

    Jadi,
    kalo diitung-itung praktis yg bakal masuk surga selama 1400an tahun ini..udah abis. Menurut saya, inilah yg terbagi di 72 golongan, masa bodo mereknya golongannya apa 🙂

    salam.

  8. Pak Eka yang saya hormati,
    sy sudah coba jelaskan di komentar di atas bahwa berdasarkan 73 golongan yang pak eka posting terdahulu,
    menurut logika berfikir klasifikator, siapapun itu masih terbuka ruang untuk membagi kembali/mengklasifikasikan ulang golongan tersebut.
    diantara logika-logika berfikir para kalisifikator sangat memungkinkan adanya perbedaan termasuk yang coba diklasifikasikan oleh Bpk. Fakhruddin Ar-Raz.
    Sehingga dapat ditarik sebuah kesimpulan pengklasifikasian golongan tersebut masih merupakan sebuah ’dugaan’ karena ” kriteria” golongan tersebut akan kelihatan pastinya pada saat akhir zaman….
    Hanya Allah dan Nabi Muhammad yang mengetahuinya, kita hanya mengira-ngira saja sekarang……
    Sebuah ilustrasi begini,
    seandainya Muhammad Ali adalah seorang Direktur sebuah perusahaan besar.
    Beliau ingin merekrut karyawan dengan persyaratan minimal 2 yaitu Beriman dan bertakwa.
    Beliau juga mengumumkan bahwa karyawan yang akan diterima adalah karyawan yang memenuhi 72 kriteria, namun tidak djelaskan secara rinci apakah kriteria tersebut.
    Ternyata dari sekian ribu pelamar yang diterima oleh Bpk.Muhammad Ali sebagai karyawan baru cuma 5 orang karyawan saja.
    Dari semenjak itu itu diketahui bahwa 72 kriteria yang dimaksud adalah :
    1. Menjalankan 5 rukun Islam dengan baik
    2. Mempercayai 6 rukun Iman dengan baik
    3. Pintar
    4. Kuat
    5. Gagah
    6. Percaya diri
    7. Dst….. sampai 72

    pertanyaannya apa yang menyebabkan mereka semua mengalami kegagalan?

  9. Ternyata ada diantara mereka yang termasuk golongan yng tidak menjalankan 5 rukun Islam yaitu ada yang tidak shahadat, yang lain ada yang tidak sholat, ada yang tidak zakat, puasa juga ada yang tidak menunaikan haji…..
    disisi lain ada juga yang telah menjalankan 5 rukun Islam tetapi jika dilihat dari sholatnya ada yang melaksanakan / mempercayai sholat wajib lebih dari 5 waktu dsb…..maka semua itu gagal…
    Untuk kriteria pintar itu sendiri ternyata tidak cukup hanya pintar membaca, dibutuhkan kemampuan untuk berhitung, menganalisa, membuat ide, menarik kesimpulan yang baik……

    jadi 72 kriteria yang diminta oleh Muhammad Ali sebagai direktur sebuah perusahaan konon terbagi lagi menjadi sub kriteria yang lebih banyak melebihi yang diperkirakan…

    Ilustrasi diatas menggambarkan bahwa 72 Golongan yang masuk neraka tentunya berisi dari sub-sub golongan yang mungkin bisa mencapai jutaan…. Wallahualam Bisshawabb..

    Pak Eka yang saya hormati, untuk mengetahui sebuah kebenaran maka seyogyanya kita mencari sumber kebenaran itu sendiri yang tidak menimbulkan pertentangan yaitu Alquran, kitab suci dari Allah yang dipercayakan kepada Nabi Muhammad sebagai utusannya…..Sebagai acuan pemikiran , perbandingan dan bahan pelajaran serta perenungan,Para ilmuwan Barat menurut sejarah banyak yang telah memeluk Islam setelah mengetahui kebenaran berita di dalam Alquran yang berasal dari sang pencipta yaitu Allah SWT…Hal itu dibuktikan oleh 'Tangan, mata kepala” mereka sendiri berdasarkan penelitian yang dilakukannya terhadap fenomena alam semesta ternyata ahsil penelitian tersebut sudah ada di dalam Alquran puluhan bahkan ratusan abad sebelum penelitian itu dilakukan…..
    Terima kasih Pak Eka… Wassalammm

  10. Pak M. Ahnaf yang saya hormati,
    Anda:
    menurut logika berfikir klasifikator, siapapun itu masih terbuka ruang untuk membagi kembali/mengklasifikasikan ulang golongan tersebut.
    diantara logika-logika berfikir para kalisifikator sangat memungkinkan adanya perbedaan termasuk yang coba diklasifikasikan oleh Bpk. Fakhruddin Ar-Raz.
    Sehingga dapat ditarik sebuah kesimpulan pengklasifikasian golongan tersebut masih merupakan sebuah ’dugaan’ karena ” kriteria” golongan tersebut akan kelihatan pastinya pada saat akhir zaman…. dst

    GW:
    penggolongan itu bukan dugaan lagi, karena MENGKLASIFIKASIKANYA dengan MEMPERTIMBANGKAN perbedaan2 antar GOLONGAN dalam ISLAM. Jadi itu adalah FAKTA yg telah terjadi sepeninggalan nabi anda, sebagaimana NABI ANDA menyatakan kaum yahudi dan nasrani TELAH terbagi. Itu adalah pandangan dirinya di 600 tahun setelah kristen ada [dan ribuan tahun yahudi ada]. Nah demikan pula dengan jutaan golongan2 dalam ISLAM..dan ternyata gak ada kiamat juga 🙂

    kemudian utk yg menjadi MUALAF dan MURTAD adalah hal yg lumrah terjadi sebelum dan KEMUDIAN..tidak ada yg mengherankan bahkan di jaman nabi anda masih di mekah saja ketika kisah isra miraj di sampaikan..banyak yang MURTAD, jadi sekali lagi itu bukan suatu yg mengherankan. Kemudian dengan klaim2 COCOKLOGI, itu juga bukan hal yg mengherankan, karena nabi anda sendiri mengajarkan cocoklogi untuk menyatakan dirinya ada di sebut dalam kitab2 sebelumnya..apalagi utk yg lainnya. 🙂

  11. Baiklah Pak Eka…. Semua kebenaran itu dikembalikan kepada hati nurani bersama, tidak akan bersatu suatu jalan pemikiran, apabila niat untuk hati yang terbuka tidak diberi kesempatan….
    sekarang tergantung kita sendiri, maukah kita membuka hati untuk sebuah kebenaran yang akan dikembalikan buat diri kita sendiri….maupun orang lain sebagai sesama manusia…..
    dan sy doakan semoga Pak Eka dapat menemukan kebenaran yang sejati…..

  12. Pak Eka yang sy hormati…
    Kata 'DUGAAN' terhadap kegiatan PENGKLASIFIKASIAN sekarang ini sama artinya dengan MENGIRA-NGIRA, mengapa demikian? terlepas dari pendapat Pak Eka, tentunya saat ini belum terjadi KIAMAT…..

    artinya keberlakuan banyaknya Hadist tentang 73 Golongan belum BISA dibuktikan pada saat sekarang ini….Kapan kita bisa membuktikan kebenaran Sabda RASULULLAH SAW tersebut?….jawabannya GENERASI KITA YANG HIDUP MENJELANG HARI KIAMAT KELAK…

    seperti Sabda RASULULLAH SAW :
    Tentang Islam akan terpecah menjadi banyak golongan
    “Akan ada segolongan umatku yang tetap atas Kebenaran sampai Hari Kiamat dan mereka tetap atas Kebenaran itu.” HR. Bukhari dan Muslim.

    RASULULLAH SAW lewat riwayat Jabir Ibnu Abdullah bersabda :
    “ Akan ada generasi penerus dari umatku yang akan memperjuangkan yang haq, kamu akan mengetahui mereka nanti pada hari kiamat, dan kemudian Isa bin Maryam akan datang, dan orang-orang akan berkata, “Wahai Isa, pimpinlah jamaa’ah (sholat), ia akan berkata, “Tidak, kamu memimpin satu sama lain, Allah memberikan kehormatan pada umat ini (Islam) bahwa tidak seorang pun akan memimpin mereka kecuali Rasulullah SAW dan orang-orang mereka sendiri.”

    Lalu mengapa saat sekarang ada yang mengklaim sudah ada jutaan aliran/golongan di dunia ini?
    Jawabannya seperti apa yang telah sy utarakan dimuka bahwa berbagai macam golongan tersebut dapat diBAGI/di KLASIFIKASIKAN kembali menjadi bagian yang dimaksud 73 Golongan itu….

    untuk lebih jelas lagi, baiklah kita cermati ilustrasi yang cukup sederhana ini pak Eka :
    anggaplah Pak Eka termasuk GOLONGAN ORANG TAMPAN TANPA ADA CELA SEDIKITPUN dan GOLONGAN ORANG yang PINTAR DALAM SEGALA HAL….

    sy yakin 2 (dua) GOLONGAN ini dapat dibagi lagi menjadi puluhan,ratusan,ribuan bahkan jutaan golongan-golongan yang kecil…
    1. GOLONGAN ORANG TAMPAN TANPA ADA CELA SEDKITPUN :
    1. badan Tegap
    2. kulit putih
    3. hidung mancung
    4. mata indah
    5. bentuk bibir bagus 6,7,8…..dan lain-lain….
    2. GOLONGAN YANG PINTAR SEGALA HAL :
    1. Pintar membaca
    2. PIntar menulis
    3. Pintar berhitung
    4. Pintar membuat strategi
    5. Pintar menembak
    6. pintar menyulam
    7. Pintar memasak
    8. Pintar mngasuh anak
    9. Pintar mengukir
    10.Pintar berburu….. 11,12,13 1000000….1000001 dst

    Demikian Pak Eka……

    Wassalam

  13. Gini pak M Ahnaf,
    Quran udah mengklasifikasikan golongan kanan dan kiri. jadi ada 2 golongan saja, masalah meningkat sehubungan dengan ramalan kiamat sang Nabi, karena berdasarkan fakta yg ia lihat ia kelompokan Ajaran Nasrani dan Yahudi pecah menjadi 70an golongan. Jadi ini adalah fakta di jaman itu kemudian ia sampaikan ciri2 kiamat ketika Islam pecah menjadi 73 Golongan dan 1 yg masuk surga, yang ia beri judul, “ahlussunnah wal-jama'ah”.

    satu problem utama yg muncul adalah dari JUTAAN golongan yg pecah yg ada sekarang ini semua MENGAKU merupakan “ahlussunnah wal-jama'ah”. Dengan cara ini seharusnya belum ada golongan ke-2, 3, dst.

    Anda tidak mau terima itu dan tetap menyatakan ada perbedaan golongan dan fakta dalam dunia islam yg saling mengkafirkan yg lainnya, untuk itu sy pake pendekatan lain, yaitu JUMLAH SURGAWAN dan kemungkinan penuhnya surga. Di atas, udah saya sampaikan HADIS dan perhitungannya, yaitu TIDAK LEBIH Dari 5,6 juta orang..Sehingga setelah 1400an tahun ini SANGAT BESAR POTENSINYA bhw jumlah itu SUDAH TERPENUHI.

    Sehingga MILIYARAN ORANG..masa bodo mereka berasal dari golongan islam mana..jelas sudah bukan “ahlussunnah wal-jama'ah”.

    Jadi buat apa lagi pusing2 buat detail jumlah..lah udah jelas pada masuk neraka koq…kecuali mereka tiba2 memahami mengapa tidak masuk neraka? karena ajaran mereka keliru, karena islam itu keliru, karena itu adalah dongeng untuk mendapatkan kekuasaan semata.

    kira-kira demikian.

  14. MAAF saya akan memberi penjelasan sedikit perihal THREAD ini semoga semua diberi kefahaman…..KIAMAT itu terjadi tdk hanya berpatokan pada pecahnya umat islam menjadi 73 golongan saja..TETAPI pecahnya umat islam menjadi 73 golongan itu hanya salah satu tanda dari sekian tanda-tanda akan terjadinya KIAMAT…dan untuk terjadinya kiamat maka semua tanda-tanda yg di sebut dlm Al-qur`an dan Hadist-Hadist NABI harus terpenuhi dahulu..denagan lengkap..baru terjadi HARI YANG DI SEBUT KIAMAT..tanda-tanda terakhir yang mesti terpenuhi adalah turunya NABI ISA alaihissalam BIN MARIYAM kembali kebumi yg akan meluruskan semua perselisihan tentang KEIMANAN DAN KETUHANAN dengan seijin ALLOH swt itu poin terakhir yang wajib terpenuhi untuk terjadinya hari KIAMAT………..PERIHAL SABDA NABI MUHAMAD saw…pecahnya islam menjadi 73 golongan adalah sangat tepat dan sudah benar sekali……sememangnya islam hanya pecah menjadi 73 golongan saja seperti yang sudah tertulis dalam hadist.. Dan yang 72 golongan sesat itu adalah masuk neraka sebagai konsekwensi kesesatan mereka, maka kesesatan mereka pastilah berkembang dan masing-masing mempunyai turunan ribuan lebih sesuai perkembangan jaman manusia yang lambat laun sudah dan akan terus menjauhi agama dan memperturutkan hawa nafsunya belaka disamping jaga kepentingan politik kedudukan dan harta dengaan menggunakan media sekte AGAMA islam……….SABDA NABI MUHAMAD saw tentang pecahnya islam menjadi 73 golongtan itu hanyalah ungkapan sebagai garis besarnya saja..>>>>>garis besarnya saja…>>>>>dan garis besarnya saja… DAN kalau anda saudara Wirahjana eka atau umat yang lainya menghendaki data yang DETAIL perihal semua jumplah golonagan pecahnya islam yang berjuplah ribuan lebih tersebut, MAKA KITA sebagai maqluk yang di bekali akal dan fikiran mestilah mau berusaha mengunakan akal dan kemampunya berfikirnya untuk meneliti memilah dan memilih data turunan dari 72 golongan sesat tersebut dengan begitu pertama kita UMAT ISLAM bisa terus belajar, dan waspada dan kedua kita bisa mendapatkan jalan menuju pintu petunjuk bagi manusai yang mau berfikir……coba anda fikirkan sejenak = islam liberal, wahabi (faham resmi saudi arabiya), baha`i, ahmadiyah, dan masih banyak lagi semua itu adalah sekte-sekte islam bentukan kaum israel,inggris dan amerika, dan semua itu aktor pengikutnya adalah umat islam sendiri namun pola pikirnya adalah hasi ldari bentukan konsep kaum tersebut.. tujuanya tidak lain adalah untuk memecah konsentersi suara umat islam hingga menjadi lemah…dan munkin anda juga setuju dengan konsep kaum tersebut.. KENAPA islam begitu dimusui di dunia ini…..?????? jawabanya memang semestinya sebagai mana kata pepatah PENGUASA KEGELAPAN SEMEMANGNYA PASTI TIDAK MENGINGINKAN ADANYA CAHAYA..MAAF

  15. Kita berlainan Agama bro… mestilah pemahaman dan pola pikir kita berbeda.. sebagaimana tidak mungkinya minyak dan air bersatu..ANDA terlalu naif bila merasa bisa memahami islam dengan benar….lihat saja thread anda yang menghakimi Beliau NABI MUHAMAD swa dengan menuduh meleset tentang angka 73 golongan tersebut dan kiamat batal, pastilah yang anda maksutkan adalah NABI MUHAMAD swa adalah pembohong bukan..??????? ingatlah terlalu dini dan naif penilaiyan anda tersebut… hanya bermodal angka 73 saja anda sudah berani menghakimi kami umat yg bodoh.. dan ingatlah saudara wirahjana eka angka 73 golongan tersebut hanyalah cuma salah satu dari tanda-tanda akan terjadinya kiamat..dan itu belum memenuhi sarat untuk terjadinya hari kiamat… Belajar dulu ya Bro tentang tanda-tanda akan terjadinya hari kiamat menurut agama islam baru membuat thread…. salam damai dari hamba Alloh.

  16. Betul yang di katakan Ipmawan..,73 golongan itu belum memenuhi syarat untuk terjadinya kiamat…!!!!!!

    Itu salah satu tanda-tanda kecil kiamat…,

    Perlu anda ketahui bahwa ada 10 tanda besar menjelang kiamat nanti..

    Ini dia hadits shahih tentang 10 tanda besar menjelang kiamat..

    “Kiamat itu tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda, asap, Dajjal, hewan, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga gempa (satu di timur, satu di barat, dan satu di jazirah Arab), dan terakhir adalah api yang keluar dari ‘Adn yang menggiring manusia ke makhsyar.” (HR Muslim)

  17. cuba tadabbur surah Al-fatihah..
    ada 3 golongan utama:
    1) yg diberi Nikmat
    2) yang dimurkai
    3) yang sesat

    jika tadabbur keseluruhan alquran kita dapat melihat dari 3 golongan itu ter-SUB/terbahagi lagi kpd beberapa golongan atau pecahan:
    – gol yang beriman
    -gol yang bertakwa
    -gol yang berfikir
    -gol yang melihat
    -gol yg bersyukur
    – etc

    Nabi kita muhammad SAW hanya statekan umatnya terbahagi 73 tanpa menjelaskan secara terperinci apakah setiap pecahan itu. hanya sedikit ulama dan ilmuan yg cuba mencari dan membincangkan pecahan itu tapi kebanyakan ulama memahami bahawa fokusnya ialah 1 golongan yg selamat itu dan mempelajari dari simbolik 1/73 itu membawa maksud sedikitnya yang beriman diatas jalan yg lurus. bagi tujuan ilmu tidak mengapa andai ada ulama/ilmuan mencari & menyenaraikan apakah 73 golongan itu tapi kita harus sedar hanya Allah swt dan nabi muhammad yg mengetahuinya apakah 73 golongan itu sebenar2nya. kenapa perlu dicari tentang 73 itu? bukankah ini hanya cubaan mengelirukan atau dikelirukan oleh pemikiran sndiri? cubalah mencari apakah 1 golongan yg selamat itu dan cuba menjadi sebahagian mereka. itu lebih afdol. wallahu'alam.. islam itu indah.. -malaysian muslim for Jamaah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s